Indonesia dan FEALAC

Sebagai salah satu pendiri FEALAC, Indonesia memandang penting kerjasamanya dalam kerangka FEALAC dalam kaitannya dengan upaya untuk memperkuat hubungan kerjasama antara negara-negara di kedua kawasan. Bagi Indonesia, FEALAC merupakan jembatan untuk memperkuat hubungan bilateral Indonesia dengan negara anggota terutama dari Amerika Latin.

Sejak digagasnya FEALAC pada tahun 1999, hubungan Indonesia dengan negara-negara di kawasan Amerika Latin mengalami peningkatan. Hal ini diantaranya tercermin dari meningkatnya angka perdagangan Indonesia dengan negara-negara Amerika Latin dari tahun ke tahun.. Pada tahun 2005, angka perdagangan Indonesia dengan Amerika Latin anggota FEALAC tercatat sebesar US$ 2,3 miliar, selanjutnya pada tahun 2006 meningat menjadi US$ 2,8 miliar, dan meningkat menjadi US$ 3,3 miliar pada tahun 2007. Meskipun terdapat peningkatan, nilai perdagangan yang sebetulnya dapat dikembangkan adalah lebih besar dari angka yang saat ini tercatat. Hal ini merupakan potensi besar kerjasama FEALAC yang dapat dioptimalkan oleh negara-negara anggotanya.

Indonesia mengarahkan agar perkembangan kerjasama FEALAC dapat memberikan manfaat yang lebih besar khususnya bagi Indonesia mengingat FEALAC dipandang memiliki kapasitas untuk semakin memperkuat hubungan antara kedua kawasan. FEALAC juga berpotensi untuk mendorong pengembangan pasar komiditi ekspor Indonesia, melengkapi pasar tradisional Indonesia di wilayah Eropa, Amerika Utara dan Asia.

Pada Pertemuan Tingkat Menteri Luar Negeri FEALAC ke-3, Indonesia disahkan sebagai Ketua Pokja Politik, Kebudayaan dan Pendidikan. Kedudukan Indonesia ini mempunyai nilai strategis dalam mendorong kerjasama FEALAC di bidang politik, kebudayaan dan pendidikan, serta dalam memajukan kepentingan Indonesia dalam forum kerjasama FEALAC.

Sebagai perwujudan peran aktif Indonesia selaku Ketua Pokja tersebut, Indonesia telah melaksanakan berbagai proyek kerjasama kawasan di Indonesia, antara lain FEALAC Seminar on Counter-terrorism dan FEALAC Journalist Visit Program (JVP) 2007. Kegiatan JVP, yang dilaksanakan bersama Singapura telah dilaksanakan 2 kali di Indonesia (2006 & 2007) serta melibatkan kunjungan ke DKI Jakarta dan Provinsi Jawa Tegah.

Pada tahun 2008 Indonesia menyelenggarakan beberapa kegiatan penting, diantaranya yaitu Pertemuan ke-5 Kelompok Kerja Bidang Politik, Kebudayaan dan Pendidikan FEALAC di Bali pada tanggal 16 Juli 2008. Pertemuan yang membahas berbagai program kerja politik, kebudayaan dan pendidikan ini menjadi sarana startegis upaya peningkatan kerjasama konkrit FEALAC. Sebagai bentuk komitmen Indonesia sebagai ketua bersama Kelompok Kerja ini, Indonesia juga akan menyelenggarakan 1st FEALAC Conference on Ecotourism yang diselenggarakan di Bali pada bulan Juli 2008.

Selan itu, sebagai bentuk komitmen Indonesia, pada tahun 2008 Indonesia juga menyelenggarakan FEALAC Conference on Ecotourism yang diselenggarakan di Bali pada tanggal 17-18 Juli 2008, back-to-back dengan pertemuan Pokja Politik, Kebudayaan dan Pendidikan ke-5.

Melalui posisinya sebagai Ketua Pokja, Indonesia berupaya mendorong peningkatan kerjasama FEALAC dalam bidang politik, kebudayaan dan pendidikan yang pada akhirnya dapat mendorong peningkatan kerjasama yang saling menguntungkan dalam berbagai bidang lainnya, termasuk dalam bidang perdagangan.